PreProcessor, Tipe Data, Variabel dan Operator

P R E P R O C E S S O R
#include
PreProcessor – #include digunakan untuk memanggil atau menambahkan file header (file unit) yang telah dibuat ebelumnya. File header berisikan perintah-perintah ataufungsi-fungsi yang telah didefinisikan. Beberapa file header , secara default telah ada didalam Borland C++ Builder 6, namun bisa dibuat sendiri sesuai dengan kebutuhan.
PreProcessor ini berada pada bagian paling atas dari pemrograman. Berikut contoh penulisannya:
#include “iostream.h”
#include “File1.h”
atau
#include <iostream.h>
#include <File1.h>
#define
PreProcessor – #define digunakan untuk mendefiniskan sebuah identifier (pengenal)untuk menggantikan beberapa pernyataan (statement) yang ada di header file. Berikut contoh penulisannya:
#define RI “Republik Indonesia”
#define PLG “Palembang”
artinya, pengenal RI dapat menggantikan posisi pernyataan “Republik Indonesia” dan PLG menggantikan “Palembang”.
#define pi 3.14
#define g 10
Artinya, pi bernilai konstan 3.14 dan g bernilai konstan 10.

Contoh Lainnya:

#define RI “Republik Indonesia”
#define PLG “Palembang”
#define Eol “\n”
#define pi 3.14
#define g 10

T I P E  D A T A
Tipe data merupakan bagian program yang paling penting karena tipe datamempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh computer. Misalnya saja 5 dibagi 2 bisa saja menghasilkan hasil yang berbeda tergantung tipe datanya.  Jika 5 dan 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, namun jika keduanya bertipe float maka akan
menghasilkan nilai 2.5000000. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif. Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu :

1. char berukuran 1 byte  dengan range 128 s/d 127 ,formatnya  %c sebagai Karakter/string
2. int berukuran 2 byte  dengan range  32768 s/d 32767 , formatnya %i atau %d  sebagai Integer/bilangan bulat

3 .float berukuran 4 byte dengan range 3.4E-38 s/d 3.4E+38 ,formatnya %f  sebagai Float/bilangan pecahan

4.double berukuran 8 byte dengan range 1.7E-308 s/d  1.7+308 ,formatnya %lf  sebagai Pecahan presisi ganda
5 void berukuran 0 byte dan tidak ada range serta  Tidak bertipe
6 String berformat  %s sebagai  String

K O N S T A N T A

Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung. Konstanta nilainya selalu tetap. Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai
integer, pecahan, karakter dan string. Contoh konstanta : 50; 13; 3.14; 4.50005; ‘A’; ‘Bahasa C’. Selain itu, bahasa C juga menyediakan beberapa karakter khusus yang disebut karakter escape, antara lain :
\a : untuk bunyi bell (alert)
\b : mundur satu spasi (backspace)
\f : ganti halaman (form feed)
\n : ganti baris baru (new line)
\r : ke kolom pertama, baris yang sama (carriage return)
\v : tabulasi vertical
: nilai kosong (null)
\’ : karakter petik tunggal
\” : karakter petik ganda
\\ : karakter garis miring.

V A R I A B EL

Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstantayang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai
kebutuhan. Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :
· Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
· Tidak boleh mengandung spasi.
· Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dsb
· Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.Contoh penamaan variabel yang benar :
NIM, a, x, nama_mhs, f3098, f4, nilai, budi, dsb.
Contoh penamaan variable yang salah :
%nilai_mahasiswa, 80mahasiswa, rata-rata, ada spasi, penting!, dsb.

O P E R A T O R  A R I T M A T I KA
Bahasa C menyediakan lima operator aritmatika, yaitu :
* : untuk perkalian
/ : untuk pembagian
% : untuk sisa pembagian (modulus)
+ : untuk pertambahan
– : untuk pengurangan.

O P E R A T O R  P E R B A N D I NG A N
< Kurang dari
<= Kurang dari sama dengan
> Lebih dari
>= Lebih dari sama dengan
== Sama dengan
!= Tidah sama dengan .

O P E R A T O R  L O G I KA
&& : Logika AND (DAN)
|| : Logika OR (ATAU)
! : Logika NOT (INGKARAN).

K O D E  P E N E N T U  F O R MA T
. %c : Membaca sebuah karakter
. %s : Membaca sebuah string
. %i, %d : Membaca sebuah bilangan bulat (integer)
. %f, %e : Membaca sebuah bilangan pecahan (real)
. %o : membaca sebuah bilangan octal
. %x : Membaca sebuah bilangan heksadesimal
. %u : Membaca sebuah bilangan tak bertanda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s